Cara Mengatasi Beberapa Masalah Kehamilan yang Biasa Terjadi

Setiap wanita yang sudah menikah dan sedang mengalami masa kehamilan tentu ingin segera mempunyai anak. Kehadiran si kecil  dalam rumah tangga, tentu akan terasa semakin melengkapi keluarga kecil yang anda miliki. Setelah perjuangan panjang dan kehamilan akhirnya terjadi, seringkali seorang wanita justru merasa sedih dan menyesal pada dirinya sendiri. Penyesalan-penyesalan ini terjadi karena wanita baru menyadari bahwa proses kehamilan sesungguhnya tidaklah seindah yang dibayangkan, sehingga pada akhirnya ketakutan, kecemasan, perasaan sedih dan menyesal ini dapat berpengaruh pada kondisi psikologisnya.

kehamilan

Selama periode kehamilan, seorang wanita akan mengalami berbagai efek samping yang terjadi dalam tubuhnya. Tidak hanya kenaikan berat badan yang banyak dikhawatirkan wanita yang akan mempengaruhi keindahan tubuhnya saja. Seorang wanita yang sedang mengandung juga  akan mengalami morning sickness dan juga kelelahan. Tidak hanya itu saja, beberapa efek samping lain juga akan terjadi dalam tubuh dan diri seorang wanita hamil. Oleh sebab, hal ini dimaksudkan supaya wanita mampu mempersiapkan dirinya dengan sebaik mungkin sebelum memutuskan untuk hamil.

Efek Samping Saat Masa Kehamilan

Persiapan yang juga tidak kalah penting terletak pada kesiapan mental ibu hamil. Dengan terjadinya kehamilan dalam tubuh seorang wanita, maka ia perlu selalu siap dengan berbagai perubahan yang akan ia alami. Untuk menambah pengetahuan dan wawasan seorang wanita maka berikut ini ada beberapa efek samping yang terjadi saat hamil dan  perlu dihadapi dengan penuh kesabaran ;

  • Adanya  Jerawat

Salah satu efek yang akan dirasakan oleh ibu  hamil bukan hanya berpengaruh pada perubahan mental. Akan tetapi juga berpengaruh pada perubahan fisiknya, yaitu  salah satunya dengan datangnya jerawat. Hal ini dikarenakan perubahan hormonal pada wanita hamil menyebabkan tubuh memprpduksi sebum lebih banyak dibandingkan ketika kondisi normal, sehingga menutup pori-pori kulit yang memungkinkan bakteri penyebab jerawat dapat  muncul dan perkembang biak dengan pesat.

Menurut ahli medis, belum ada cara yang efektif untuk bisa  menghadapi atau mengobati efek samping untuk mencegah munculnya jerawat selama masa kehamilan.  Namun, untuk mencegah hal ini terjadi Anda dapat melakukannya dengan senantiasa menjaga kebersihan kulit dan diri serta mengkonsumsi makanan yang tidak mengandung minyak berlebih pada tubuh. Disamping itu, saat jerawat muncul sebaiknya hindari memecet jerawat supaya  tidak meninggalkan bekas pada wajah yang akan membuat estetika tubuh menjadi berkurang.

  • Perubahan Emosi Yang Tidak Stabil

Inilah salah satu efek samping dari kehamilan yang perlu Anda hadapi dengan penuh kesabaran. Selama masa kehamilan, Anda akan lebih mudah emosi, mudah marah atau bahkan mudah tersinggung. Namun tidak harus khawatir, karena sama dengan pengaruh tadi. Perubahan emosi yang menjadi mudah meledak ini biasanya dipengaruhi karena perubahan hormonal. Adapun untuk menghindari hal ini, Anda dapat melakukannya dengan tetap menjaga emosi supaya tetap bahagia dan jauhi penyebab stres.

  • Perut Mulai Gatal-Gatal

Dengan semakin membesarnya ukuran perut ketika ibu hamil, akan membuat kulit mengalami iritasi ringan. Hal ini disebabkan karena peregangan, bila sudah demikian umumnya kondisi ini akan diikuti dengan munculnya flek kehitaman yang bisa menyebabkan rasa gatal pada perut. Ruam yang ada  dalam perut ini tidak berbahaya, namun  tetap saja efeknya akan mengganggu. Untuk mengatasi kondisi ini Anda hanya perlu menjaga kebesihka tubuh dan oleskan minyak kelapa atau baby oil pada bagian perut yang terasa gatal.

  • Perut Kembung

Efek samping dari kehamilan yang akan mungkin menyebabkan perasaan kurang nyaman yaitu  timbulnya rasa mual, ngin muntah, terasa tidak enak dan perut yang kembung. Akan tetapi sekali lagi, kondisi ini tidak berbahaya sebab  ini adalah  bagian dari efek perubahan hormonal pada tubuh ibu  yang hamil. Yang mana hal ini bisa menyebabkan proses pencernaan makanan didalam usus menjadi melambat, akibatnya yang terjadi ialah produksi gas didalam perut menjadi semkina meningkat.

Adapun cara untuk mengatasi hal ini Anda dapat menerapkan pola makan yang berbeda. Memang sulit rasanya untuk dapat memakan makanan ketika  kondisi mual datang, namun  Anda dapat mengatur  nya dengan baik yang terpenting ada asupan makanan bergizi kedalam tubuh untuk kesehatan si kecil yang Anda kandung.

Cara Mengatasi Mual di Pagi Hari Pada Masa Kehamilan

Jika Anda saat ini sedang  berbahagia menunggu kelahiran si kecil maka sambil menunggu hari yang ditunggu tiba, pertumbuhan dan perkembangan janin selama 40 minggu memerluan perhatian lebih, salah satu diantaranya yaitu  asupan gizi ibu hamil. Memang terdengar sangat mudah untuk memilih makanan yang bergizi, namun dalam kenyatannya ibu hamil seringkali dihadapkan pada kondisi mual sehingga tidak mau mencukupi asupan makanan.

Di awal kehamilan, ibu hamil mengalami penciuman yang lebih baik sehingga sangat banyak ibu hamil mencium sesuatu yang menusuk hidungnya dan menimbulkan mual serta muntah. Kondisi yang dialami oleh wanita diawal kehamilan ini biasanya menjadi beberapa tanda kehamilan. Mual dan muntah selain didorong karena adanya kepekaan penciuman bisa terjadi pula  karena hormon kehamilan.

Ketika mengalami mual dan penolakan makanan ternyata hanya asam lambung yang meningkat. Hal ini juga yang perlu Anda ketahui bahwa tidak selamanya mual dan muntah menjadi pertanda kehamilan. Mual dan muntah bisa disebabkan karena beberapa aspek. Sebelum mengatasi mual dan muntah, Anda harus mengetahui terlebih dahulu penyebab mual. Mual untuk ibu hamil terjadi pula sakrena hormon yang meningkat selama kehamilan. Hormon estrogen yang berpengaruh banyak dikeluarkan oleh ibu hamil saat pagi hari.